Laboratorium pemeriksa COVID-19 Kabupaten Biak Siap mensukseskan PON XX Papua

Biak- Pelaksanaan PON ke 20 tahun 2021 yang berlangsung di Papua pada saat sekarang ini berpotensi menjadi kluster besar bagi penyebaran COVID 19 di Indonesia. Namun demikian perlehatan besar bidang olahraga ini tetap dilakukan sesuai jadwal. Diawali dengan kirap api PON yang apinya akan diambil di Maladuk, Klamono Kabupaten Sorong dan akan dibawa kebeberapa titik sampai dengan ke venue utama.

Akan banyak tentunya titik perkumpulan masyarakat yang tentunya harus membuat kita lebih waspada dengan tetap menerapakan prokes yang ketat. Salah satu unsur penting dalam pencegahan penularan virus COVID-19 adalah laboratorium. Saat ini tercatat sebanyak 882 laboratorium (data September 28 ) yang tercatat masuk kedalam jejaring laboratorium pemeriksa COVID-19 nasional. Untuk provinsi Papua sendiri terdapat 15 laboratorium (11 dimiliki oleh pemerintah dan 4 oleh swasta) tentunya diharapkan dengan laboratorium yang ada dapat mendukung pelaksanaan PON terutama dalam rangka pencegahan penularan COVID-19.

Sebagai salah satu langkah penguatan jejaring laboratorium pemeriksa COVID-19, pada tanggal 20-26 September Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan mengirimkan 2 orang staf (Holly Arif Wibowo dan Sugianto) untuk melakukan visitasi kebeberapa tempat di kota Biak, provinsi Papua.

Tujuan pertama visitasi adalah RS. Angkatan Laut Dr.Gandhi, AT . Rumah sakit ini berada di komplek Lanal kota Biak, Karumkit  (Letkol Laut (K) dr. Sigit Wijanarko, Sp.PA, MTr.Opsia) kebetulan sedang tidak ada ditempat, tim diterima oleh dr.Basri Hadi (selaku Pjs Rumkit).  Selama kurang lebih 3 hari dilakukan pengamatan dan bimbingan teknis terutama dalam pemeriksaan specimen COVID-19 dengan metode NAAT (PCR). Kegiatan ini sangat diperlukan, terutama dalam memberikan standarisasi pemeriksaan, termasuk didalamnya penerapan biosafety dan biosecurity. Sehingga hasil pemeriksaan yang tepat, cepat dan akurat dapat diperoleh. Kunjungan selanjutnya adalah ke Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU)  Manuhua, tim bertemu dengan Karumkit Mayor (K) dr.Niko Febrian, Sp.PD. Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai beberapa hal tentang pemeriksaan spesimen COVID-19 dengan PCR yang selama ini dijalankan di RSAU.  Dua rumah sakit tersebut dibawah koordinasi Kementerian Pertahanan dan memiliki kesamaan dalam desain laboratorium (laboratorium kontainer). Selanjutnya adalah RSUD Kabupaten Biak, kegiatan asssessment juga dilakukan dan beberapa perbaikan-perbaikan dalam pelaksanaan pengerjaan spesimen COVID-19 sampai mendapatkan hasil akhir pemeriksaan yang sesuai dengan yang diinginkan (valid). Pada bulan September ini RSUD Kabupaten Biak juga mengikuti Pemantapan Uji Eksternal (PME) - uji profisiensi. Uji Profisinesi merupakan salah satu program untuk memastikan bahwa laboratorium tersebut melakukan pemeriksaan dengan hasil yang sesuai. Dilakukan selama 1 tahun sekali dan kegiatan ini bekerjasama dengan World Health Organization (WHO).

Sampai saat jumlah laboratorium yang tergabung dengan jejaring lab pemeriksa Covid-19 terus bertambah. Meskipun jumlah kasus lambat laun melandai dan cenderung turun. Akan tetapi kita sebaiknya tetapi waspada berkaca seperti kasus sebelumnya akan kasus melonjak pada saat saat terjadi event besar (hari raya) dan hal ini yang dikhawatirkan terjadi pasca pelaksanaan PON XX di Papua dan tentunya kita akan lebih siap menghadapinya dengan kemampuan laboratorium pemeriksa yang lebih baik. (T)

 

pme biak 2

Lettu Laut Kes. dr. Basri Hadi NST (Pjs Rumkital Dr.Gandhi AT) memperkenalkan fasilitas Laboratorium
Kontainer PCR RSAL Dr. Gandhi, AT, Biak Numfor.

IMG-20210924-WA0019

Foto bersama Karumkit RSAU Manuhua (Mayor Kes. dr.Niko Febrian, Sp.D) bersama dengan tim asesor dan beberapa
staf RSAU Manuhua yang turut serta mendampingi.

 news biak pic 3

 Bersama dr. Iras BP Rumbiak (Kepala Instalasi) diruang laboratorium PCR RSUD Biak 

 news biak pic 2

Penyampaian materi oleh Holy Arif Wibowo mengenai metode pemeriksaan spesimen COVID-19 dg PCR

pme biak 1

Laboratorium Kontainer PCR - RSAL dr.Gandhi, AT.