Dalam pelaksanaan pencatatan dan pelaporan COVID 19 Provinsi Bali menggunakan sistim yang dikenal dengan aplikasi SSO (Single Sign On). Sebelumnya telah direncanakan bahwa data yang ada dalam SSO tersebut dapat terhubung dengan aplikasi yang dikelola oleh Pusdatin Kemenkes yang dikenal dengan nama NAR (Nastional All Record) suatu pencatatan nasional yang pelaporannya berasal dari seluruh laboratorium pemeriksa dan fasilitas kesehatan pengambil kesehatan diseluruh Indonesia.

Akan tetapi masih ada beberapa data yang belum sinkron antara SSO dan NAR. Untuk itu pada tanggal 5-8 September 2021 Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan mengirimkan 2 orang tim Manajemen data NAR untuk melakukan kegiatan pelatihan entri data yang dilaksanakan di Kota Denpasar Bali.

Dua staf bagian  manajemen data NAR (Intan dan Daryanto) melakukan training selama 2 hari yang ditujukan bagi laboratorium pemeriksa dan faskes pengirim specimen. Materi pelatihan selain NAR juga disampaikan mengenai pelaksanaan pelaporan dengan menggunakan aplikasi NAR-antigen. Diharapkan setelah pertemuan ini, pencatatan dan pelaporan data COVID-19 di Provinsi Bali dapat sepenuhnya terintegrasi kedalam data COVID-19 Nasional (Tt)